Semua manusia memiliki kepribadian masing-masing.
Semua manusia memiliki topeng mereka masing-masing.
Semua manusia memiliki cara mereka masing-masing.
Ada kepribadian manusia yang buruk.
Ialah mereka yang menghalalkan segala cara untuk mencapai keinginan.
Ada juga yang baik.
Ialah mereka yang berjalan lurus tanpa harus melihat kekiri dan kenanan.
Tetapi ada juga mereka yang seperti air.
Hanya mengikuti arus kemanapun ia membawa.
Semua manusia memiliki topeng.
Topeng tersenyum untuk menunjukkan mereka bahagia.
Topeng sedih untuk menunjukkan kepada orang2 mengenai hati yang tersakiti.
Topeng datar untuk menunjukkan kepada mereka bahwa pikirannya sedang kosong.
Namun dibalik semua itu ada hal yang harus diketahui!
Tidak semua manusia menggunakan topeng itu sesuai dengan porsinya.
Karena ada juga manusia yang menggunakan topeng itu untuk mengambil kesempatan pada orang lain.
Topeng sedih dan menangis yang digunakan mereka untuk berpura2 agar kesalahan mereka dapat terampuni.
Topeng tersenyum yang digunakan mereka untuk menutupi kesedihan hatinya.
Topeng datar yang digunakan mereka untuk menunjukkan ekspresi ketidaksukaan terhadap orang lain.
Hmm...
Suka miris bukan?
Manakah topengmu?
Lalu untuk kalian yang memiliki amanah.
Cara apa yang akan kamu lakukan?
Apakah kamu termasuk orang yang menggunakan cara lurus?
Dengan melayani semua orang dengan ikhlas.
Dengan melayani semua orang tanpa harus melihat status mereka.
Dengan melayani semua orang tanpa harus bercekcok dengan mereka.
Ataukah kau termasuk orang yang menggunakan cara menyimpang?
Dengan meminta bayaran setiap tupoksi yang seharusnya kamu lakukan.
Dengan menjilat orang lain agar kamu mendapatkan apa yang kau inginkan.
Mungkinkah dengan berpura2 baik agar kebusukanmu tertutupi.
Hei...
Ingat tugasmu.
Kau bukan bos.
Kau juga bukan direktur.
Kau hanya orang yang diberi amanah.
Jalankan amanahmu sesuai porsinya.
Tak usah berlebih dan tak usah dikurangi.
Jadilah manusia yang lurus saja atau setidaknya yang biasa.
Kita semua sama pada dasarnya.
Hanyalah manusia boneka yang dikendalikan oleh sang pencipta.
Yang mana nantinya akan sama2 menghadap kepada sang pencipta.
Justru yang harus sama2 kita lakukan adalah mengumpulkan pahala sebanyak2nya.
Itu saja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar